Advertisment

Sabtu, 19 Februari 2011

Cara Membuat Database

Cara Membuat Database

Database merupakan sebuah kumpulan data-data yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk informasi yang bermanfaat. Database terbentuk dari sekumpulan data-data yang memiliki jenis/sifat sama. Misalnya data karyawan, data gaji, data absensi dan lain-lain.

Dalam pembuatan sistem informasi berbasis web kita memerlukan sebuah database. Bahkan situs berbasiskan blog pun membutuhkan sebuah database. Mengingat pentingnya peranan database tersebut, anda dapat membuatnya sendiri pada menu Database di cPanel hosting anda. Caranya yaitu sebagai berikut.

Langkah pertama, buka cPanel anda (http://www.nama-situs-anda.com/cpanel). Kemudian anda login dengan memasukkan username dan password hosting anda.

Langkah selanjutnya setelah anda login, anda akan berada di cPanel. Perhatikan menu Database pada cPanel tersebut (lihat gambar 1).berikut:

Gambar 1

Untuk membuat sebuah database, ada 2 cara yang dapat anda dipakai yaitu dengan menggunakan MySQl Database dan MySQl Database Wizard. Keduanya sama-sama mudah dalam penggunaannya.

1. MySQl Database Wizard

Bagi anda yang masih pemula dalam pemrograman database, MySQl Database Wizard dapat menjadi pilihan. Anda akan dipandu selangkah demi selangkah cara membuat database. Berikut cara membuat databasenya.

a. Pertama, anda buka MySQl Database Wizard pada menu Database cPanel hosting anda.

b. Akan muncul jendela Wizard seperti ditunjukkan pada gambar 2 di bawah ini:

Gambar 2

Pada step 1: Create a Database,. Misal nama databasenya dbcontoh. Klik Next Step untuk melanjutkan.

c. Kemudian akan muncul jendela Step 2: Create database user, seperti ditunjukkan pada gambar 3 di bawah ini

Gambar 3

Masukkan username, Password, dan Password (again) database anda. Jika sudah selesai, klik Create User.

d. Berikutnya akan muncul jendela Step 3: Add user to the database seperti ditunjukkan pada gambar 4 berikut:

Gambar 4

Pada langkah ini anda dapat mengatur hak akses tiap-tiap user. Berikut ini keterangan dari masing-masing hak akses :

SELECT – Hak akses user untuk memilih data dari tabel dalam database.

INSERT – Hak akses user untuk memasukkan data ke tabel pada database.

UPDATE – Hak akses user untuk mengubah data pada database.

DELETE – Hak akses user untuk menghapus data pada database.

INDEX – Hak akses user untuk mengindeks data pada database. Dengan adanya index, performa akses database akan semakin cepat.

CREATE TEMPORARY TABLES – Hak akses user untuk membuat tabel sementara pada database.

CREATE – Hak akses user untuk membuat tabel dalam database.

ALTER – Hak akses user untuk mengubah tabel dalam database.

DROP – Hak akses user untuk menghapus tabel dalam database.

LOCK TABLES – Hak akses user untuk mengunci tabel dalam database.

REFERENCES – Hak akses user untuk membuat referensi pada tabel dalam database.

Pilihlah hak akses yang akan anda terapkan pada user tersebut. Jika anda sendiri administratornya, maka berilah tanda centang pada kotak All Privileges seperti pada gambar 4. Klik Next Step untuk melanjutkan.

e. Akan muncul tampilan jendela Step 4: Complete the task seperti ditunjukkan pada gambar 5 di bawah ini:

Gambar 5

Sampai disini anda telah berhasil membuat sebuah database dengan nama microbasz_dbcontoh dan microbasz_namamu sebagai usernya. Klik Return to home untuk kembali ke menu cPanel.

2. MySQl Database

Bagi anda yang sudah familiar dengan program database, anda dapat menggunakan MySQl Database. Proses pembuatannya pun relatif lebih cepat daripada MySQl Database Wizard karena hanya ditampilkan dalam satu halaman. Berikut ini langkah-langkahnya.

  1. Pertama anda buka MySQl Database pada menu Database cPanel hosting anda. Akan muncul tampilan jendela MySQl Databases seperti ditunjukkan pada gambar 6 berikut ini:

Gambar 6

b. Untuk membuat database baru, pada kotak Create New Database anda masukkan nama database yang akan anda buat. Misal nama databasenya dataku (lihat gambar 7) di bawah ini:

Gambar 7

Kemudian anda klik Create Database.

c. Akan muncul tampilan konfirmasi bahwa database microbasz_dataku telah berhasil dibuat seperti ditunjukkan pada gambar 8 seperti di bawah ini:

Gambar 8

d. Sama seperti MySQl Database Wizard, langkah berikutnya yaitu membuat user database. Pada MySQl Add New User anda masukkan username, password, password (again) database anda (lihat gambar 9 berikut).

Gambar 9

Misal nama user databasenya admin. Kemudian anda klik Create user untuk membuat user baru.

e. Akan muncul konfirmasi bahwa nama user admin telah berhasil anda buat seperti ditunjukkan pada gambar 10 di bawah ini:

Gambar 10

Klik Go Back untuk kembali. Dengan langkah yang sama anda dapat membuat user database sesuai dengan kebutuhan.

f. Setelah user database berhasil dibuat, langkah berikutnya anda daftarkan user tersebut pada database anda. Dalam hal ini user admin akan didaftarkan ke database microbasz_dbcontoh (lihat gambar 11) berikut ini:

Gambar 11

Klik Add untuk menambahkan user ke database.

g. Akan muncul tampilan pengaturan hak akses user seperti ditunjukkan pada gambar 12 di bawah ini:

Gambar 12

Berilah tanda centang hak akses yang anda inginkan. Jika anda administratornya sendiri maka akan beri tanda centang pada All Privilege. Klik Make Change untuk melakukan perubahan hak akses.

h. Terakhir, akan muncul tampilan konfirmasi bahwa username microbasz_admin telah berhasil ditambahkan pada microbasz_dbcontoh (lihat gambar 13) berikut:

Gambar 13

Sampai disini anda telah mampu membuat database dengan MySQl Database.

Jumat, 18 Februari 2011

StatCounter

StatCounter provides free customisable hit counters, visitor tracking and website stats for Joomla Version 1.5

Joomla Version 1.5

StatCounter provides free customisable hit counters, visitor tracking, web analytics andwebsite stats for Joomla Version 1.5. You simply need to:

  1. Sign up for a free account at StatCounter and follow the 'Install Code' wizard to generate your StatCounter code.
  2. When prompted, make sure to choose Joomla Version 1.5 as your Blog/Web Page Editor from the drop down list.
  3. Copy the StatCounter code.
  4. Log into your Joomla website.
  5. Click "Global Configuration"

    Joomla - Global Configuration

  6. Temporarily change the "Default WYSIWYG Editor" to "No Editor" - this can be changed back after you have installed StatCounter - and click "Save".

    Joomla - WYSIWYG Editor

  7. Click "Module Manager" under the "Extensions" menu.

    Joomla - Module Manager

  8. Now click "New" to add a module to your site.

    Joomla - New Module

  9. Select the "Custom HTML" option and then click "Next".

    Joomla - Custom HTML Module

  10. Enter StatCounter as the "Title" for your module. Click "No" beside "Show Title" and then select a "Position" for your StatCounter. (The footer area or equivalent is recommended.)

    Joomla - Edit Module

  11. Now scroll down and paste your StatCounter code into the "Custom Output" section of the module.

    Joomla - Paste Code into Custom Output Section

  12. Click "Save" and that's it!
Your StatCounter will now begin recording visitor information and, if you chose the visible option, your counter will be visible on your website!

    Joomla - StatCounter


To assist you further, we’ve also put together a video tutorial which you can see below…


    Kamis, 17 Februari 2011

    Membuat Database MySql

    Tutorial ini akan menerangkan cara membuat database MySql di cPanel. Di sini juga bisa diperoleh informasi nama database, username database, dan password database.

    Silahkan ikuti langkah dibawah ini untuk membuat database MySql:

    1. Login ke cPanel > MySQL Databases.
    2. Masukkan nama database yang anda inginkan di New Database, lalu tekan tombolCreate Database.

      new database

      new database

    3. Anda akan dibawa ke halaman baru yang berisi konfirmasi pembuatan database, catat nama database anda (nama database bukan yang anda masukkan pada langkah ke-2) dan tekan link Go Back. Di contoh tutorial ini, nama database adalah unamecp_dbbaru,bukan dbbaru.

      konfirmasi pembuatan database

      konfirmasi pembuatan database

    4. Buat MySql User dengan memasukkan username dan password yang and inginkan, lalu tekan tombol Create User.

      membuat user mysql

      membuat user mysql

    5. Anda akan dibawa ke halaman baru yang berisi konfirmasi pembuatan user database,catat password database anda. Tekan link Go Back.

      konfirmasi username

      konfirmasi username

    6. Catat username anda, username database bisa dilihat di list Current User. Di contoh tutorial ini, nama database adalah unamecp_dbuser, bukan dbuser, seperti yang diinput pada langkah ke-4.list user database
      list user database
    7. Beri hak akses user yang dibuat ke database yang kita kehendaki. Pilih User dan Database dari Add User To Database, lalu tekan tombol Add.

      menambahkan user ke database

      menambahkan user ke database

    8. Di halaman Manage User Privileges, pilih ALL PRIVILEGES, lalu tekan tombol Make Changes.

      User Privileges

      User Privileges

    9. Anda akan dibawa ke halaman baru yang berisi konfirmasi perubahan User Privileges database. Jika anda belum catat nama database dan username database, silahkan dicatat dari halaman ini.

      konfirmasi penambahan user privileges

      konfirmasi penambahan user privileges

    Sekarang anda telah bisa membuat database MySql di cPanel dan memperoleh nama database, username, password database yang bisa digunakan untuk aplikasi web anda.


    Rabu, 16 Februari 2011

    Collaborate - Google Chrome Help

    Collaborate - Google Chrome Help

    Upload File ke FTP dengan FileZilla Client

    Salah satu teknik pemindahan file ke server di internet yang cukup populer adalah dengan menggunakan protokol FTP. Salah satu software yang cukup handal sebagai FTP Client adalah FileZilla FTP Client. Software ini bisa digunakan untuk mengkoneksikan ke web server atau file server di internet dengan cukup mudah. Installer FileZilla dapat Anda download disini FilleZilla Download


    Setelah Anda download FileZilla Client installer, Anda harus menginstallnya terlebih dahulu

    1. Double klik Installer FileZilla yang telah Anda download

    2. Akan muncul halaman FileZilla Client setup License Agreement, klik I Agree

    3. Choose Installation Options, klik Next

    4. Choose Components, klik Next

    5. Choose Install Location, klik Next

    6. Choose Start Menu Folder, klik Install

    7. Setelah FileZilla selesai diinstall akan muncul halaman Completing Setup, klik Finish


    Setelah selesai diinstall Anda dapat menggunakan FileZilla FTPClient

    1. Double klik FileZilla

    2. Klik tombol Open the Site Manager

    3. Di site manager ini, Anda harus mendefinisikan site baru milik Anda, klik New Site

    4. Isi nama host di textbox Host

    5. Isi tipe server ke FTP - File Transfer Protocol

    6. Tipe Logon adalah Normal

    7. Nama User dan Password diisi dibagian User dan Password

    8. Setelah FTP server tersambung, di remote site terlihat ada FTP. Anda bisa memindahkan file dari komputer Anda ke server dengan berbagai variasi cara, seperti drag and drop dari Windows Explorer, atau dari bagian Local site di FileZilla. Begitu pula sebaliknya, untuk download, Anda bisa men-drag and drop dari remote site ke local site atau ke Windows Explorer.

    9. Saat koneksi telah selesai dibuat, klik tombol Disconnects for the currently visible server. Server akan memutus koneksi ke FTP Client.

    FTP Client dan Server Menggunakan FileZilla


    Monday, January 17, 2011 , Posted by Berbagi Ilmu at 12:23 AM

    1. Pertama disini saya berperan sebagai FTP SERVER dengan aplikasi FileZilla

    * Buka aplikasi FileZilla Server, Setelah Membuka aplikasi tersebut akan muncul jendela filezilla server sebagai berikut:



    * Kemudian anda akan dibawa pada filezilla server, klik pada gambar orang untuk memulai konfigurasi seperti pada gambar berikut.



    * Setelah anda mengklik gambar orang anda akan dibawa pada jendela berikutnya untuk memulai pengkonfigurasian file server, meliputi pembuatan user, shared folder, speed limits, IP Filter.



    * Kemudian lakukanlah pengisian user – klik add lalu masukkan user name yang akan digunakan dan klik ok.



    * Jika telah membuat user, kita dapat memberikan password dengan cara mencentang kolom password user atau tidak diberi password.



    * Lalu lakukanlah sharing file agar dapat di download oleh client – klik add dan pilih file / drive yang di sharing lalu klik ok.



    * Setelah itu anda sebagai server berhak untuk mengatur permission/hak akses dari sebuah file yang telah disharing seperti read, write, create, delete, append. Jika anda ingin memberikan hak akses centang lah salah satu yang anda inginkan. Disini saya mencentang hak akses read, write, append, dan create lalu klik OK.



    * Kemudian lakukanlah security setting pada gambar gerigi dan klik pada security setting lalu hilangkanlah centang block incoming dan block outgoing dan klik OK.



    2. Selanjutnya disini saya berperan sebagai FTP Client dengan aplikasi FileZilla.

    * Buka aplikasi FileZilla Client, Setelah Membuka aplikasi tersebut akan muncul jendela filezilla client sebagai berikut



    * Setelah anda dibawa pada jendela filezilla client, untuk mencoba apakah filezilla Server tersebut berjalan dengan lancar masukkanlah host, username, dan paswordnya, lalu klik quick connect.



    * Lalu untuk melihat file / drive apa yang server sharing anda dapat melihatnya pada kolom yang terletak di pojok kanan bawah. Perhatikan gambar berikut.



    * Kemudian untuk mencoba apakah file yang berada dalam server dapat di download atau tidak. Untuk mengecek nya klik kanan pada file server lalu pilih download dan perhatikanlah proses yang terjadi.





    * Berikutnya adalah melakukan percobaan apakah file dalam server dapat ditambah dari sebuah file yang berada dalam clien ke drive yang ada di dalam server. Disini client akan menaruh file ke dalam server ftp. Dengan cara klik kanan upload dan perhatikan proses transfer filenya.





    * Langkah ketiga yaitu mencoba membuka file / read, file yang berada dalam server. Dengan cara klik kanan pada file – pilih view/Edit. Perhatikan gambar berikut.